DEKADE II (2004 – 2013)
  1. Pembentukan Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) pada 17 Agustus 2004 di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.
  2. Pembentukan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) pada saat penyelenggaraan Euro-Asia World Heritage Cities di Surakarta, 25-26 Oktober 2008
  3. Promosi Kepedulian dan Pemahaman Pusaka.
  4. Pertumbuhan Komunitas dan Jaringan Pusaka
  5. Pengelolaan Resiko Bencana Pada Pusaka
  6. Pendidikan Pusaka untuk Sekolah Dasar
  7. Olah Desain Arsitektur Pusaka
  8. Inventarisasi Pusaka
  9. Kerjasama antar lembaga
    1. Program Penataan dan Pelestarian Kota Pusaka (P3KP) oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan BPPI sejak 2012.
    2. Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Pusaka oleh Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat dan BPPI pada 2012-2014.
    3. Peningkatan kualitas Kota Pusaka berbasis Ekonomi Kreatif oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada 2012.
  10. Penyelenggaraan Tahun Pusaka Indonesia 2013 “Pusaka untuk Kesejahteraan Rakyat”.
  11. Peluncuran Piagam Pelestarian Kota Pusaka 2013
  12. Advokasi BPPI bersama Jaringan Pelestarian Majapahit dan Yayasan ARSARI Djojohadikusumo untuk perlindungan kawasan pusaka Trowulan, situs Majapahit dari rencana pembangunan pabrik baja, melalui petisi online (10.316 dukungan suara) dan pengajuan nominasi “World Endangered Heritage” kepada World Monuments Fund.